Padang, Padek—Ratusan tim da­yung dari berbagai klub yang ada di Sumbar ikut ambil bagian pada Turnamen Selaju Sampan Tra­disional II di Tempat Pele­langan… Read more

Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali merajai lomba perahu karet dengan menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba kebut dayung dan perahu karet… Read more

Atlet dayung Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) menghadapi Sea Games XXVII 2013 Myanmar menjadwalkan pertandingan uji coba… Read more

Senin, 15 Januari 2018 17:26:44

Cabang Olahraga Dayung sebagai salah satu unggulan Indonesia di ajang Asian Games nanti tidak luput dari kunjungan Menpora Imam Nahrawi yang hari Senin (15/1) sore bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana dan Wakil Ketua PODSI Budiman Setiawan meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Dayung datang di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (15/1) siang.(foto:egan/kemenpora.go.id)

Purwakarta: Cabang Olahraga Dayung sebagai salah satu unggulan Indonesia di ajang Asian Games nanti tidak luput dari kunjungan Menpora Imam Nahrawi yang hari Senin (15/1) sore bersama Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga Mulyana dan Wakil Ketua PODSI Budiman Setiawan meninjau Pemusatan Latihan Nasional (Pelatnas) Dayung datang di Waduk Jatiluhur, Purwakarta, Jawa Barat, Senin (15/1) siang. 
 
Tidak mau hanya berdiri meninjau para atlet latihan, Menpora ingi merasakan langsung bagaimana para atlet memeras keringat dalam berlatih. Menteri asal Bangkalan Madura Jawa Timur ini ikut naik perahu dan mengayuh dayung bersama para atlet dayung dalam sesi latihan Perahu Naga (TBR) di Waduk Jatiluhur bersama 57 atlet Canoeing, TBR, dan Slalom."Indonesia adalah negara maritim, merangkai kebhinekaan dengan air, oleh karenanya olahraga air harus jaya termasuk dayung didalamnya," semangat Menpora kepada para atlet sesaat sebelum turun mendayung.
 
"Kita tidak hanya ingin sukses penyelenggaraan, ekonomi, dan administrasi, tetapi juga sukses prestasi. Untuk dayung saya percaya, rekam jejak kesuksesan sudah saya lihat, pemerintah terus akan suport segala yang diperlukan atlet, official, pelatih, hingga masa depan atlet terus dipikirkan," tambahnya.
 
Sementara Manajer TBR Young Mardinal memaparkan bahwa andalan tim dayung Indonesia ada pada kecepatan, oleh karenanya jarak cepat 200M menjadi konsentrasi tersendiri.
"Sekarang ini kita menuju latihan khusus, andalan kita dikecepatan, maka jarak dekat menjadi prioritas dan dinomor 200M ditargetkan dapat emas," jelasnya.
 
Untuk meningkatkan kualitas latihan akan diadakan tryout dibeberapa negara, seperti ke Thailand, Cheko, dan Jerman. Pelatih-pelatih berpengalaman disiapkan dan selalu mendampingi, ditambah dua pelatih asing Cristian Veref dari Hungaria dan Jaroslav Radon dari Cheko. 
 
Dipenghujung digelorakan semangat, ketika Menpora menanyakan, "Siapa kita?", serempak dijawab atlet dengan gemuruh, "Dayung Indonesia Juara". Hadir pula dalam peninjauan ini, Sekjen PODSI Edy Suyono, pengurus PODSI Jabar, Pengelola Waduk dan Muspika Jatiluhur.(cah)

 

 

Julianti Sumbang Dua Medali di Kejuaraan Asia Rowing Indoor

SUMBANG MEDALI – Pendayung putri Sulawesi Tenggara Julianti (Jaket merah) berhasil menyumbangkan dua medali pada kejuaraan asian rowing indoor di Malaysia (19/11/2017). Dua medali Julianti yakni dinomor Single argometer putri medali perak dan nomor double argometer medali perunggu. (M Rasman Saputra/ZONASULTRA.COM)

 

ZONASULTRA.COM, KENDARI – Pendayung putri Sulawesi Tenggara (Sultra), Julianti berhasil menyumbangkan dua medali bagi kontingen dayung Indonesia pada kejuaraan asia rowing indoor di Malaysia, Minggu (19/11/2017). Julianti berhasil meraih medali perak dinomor single argometer putri dan medali perunggu dinomor double argometer putri berpasangan dengan pendayung asal Jambi, Endang.

Pelatih dayung rowing Indonesia asal Sultra, M Hadris mengatakan, keberhasilan Julianti ini menjadi bukti bahwa atlet dayung Sultra bukan hanya bisa berprestasi ditingkat nasional tetapi juga mampu berprestasi ditingkat internasional seperti kejuaraan asia rowing.

Dengan hasil ini pula terangnya, kemungkinan besar Julianti akan menjadi andalan tim dayung Indonesia pada asian games 2018. Untuk itu, dirinya sangat berharap hasil ini tidak membuat Juliati puas, sehingga dapat terus berlatih dan mampu meningkatkan prestasi di asian games nantinya.

“Asian Rowing Indoor ini hanyalah ajang uji coba. Jadi meskipun dia berhasil meraih medali di ajang ini tetap harus dilakukan evaluasi terhadap pencapaiannya, sehingga ketika di asian games nantinya bisa diketahui kekurangan yang mesti dibenahi,”jelasnya, pada zonasultra.com, Senin (20/11/2017).

Sementara itu, Julianti kepada zonasulra.com menuturkan, persaingan di asian rowing indoor ini sangatlah ketat. Sebab 80 persen pendayung-pendayung handal di asia turun dalam ajang tersebut. Jadi Kejuaraan asia ini menjadi gambaran peta kekuatan persaingan di asian games.

Khusus untuk Asian Games, gadis asal Desa Landawe Kecamatan Asera Kabupaten Konawe Utara Sulawesi Tenggra ini mengunkapkan, dirinya ingin memberikan medali bagi tim dayung Indonesia. Jadi latihan keras guna meningkatkan penampilannya di asian games mendatang.

“Tradisi atlet Sultra menyumbangkan medali di sea games dan asian games senantiasa dilakukan. Untuk itu saya akan berupaya untuk menyumbangkan medali bagi kontingen Indonesia di asian games nantinya,”tuturnya. (B)

 

Thursday, August 3, 2017

 

Kejuaraan U23 Dunia Rowing 2017

 
Keterangan:
[1] Medali Emas.
[2] Medali Perak.
[3] Medali Perunggu.

1. PUTRA

1.1. BLM1x (U23 Lightweight Men's Single Sculls) - Final A
[1] 06:53.460 Uncas Batista (Brasil)
[2] 07:01.410 Alexis Lopez Garcia (Meksiko)
[3] 07:02.180 Lorenzo Galano (Italia)

1.2. BLM2- (U23 Lightweight Men's Pair) - Final A
[1] 06:33.050 Giuseppe Di Mare/Alfonso Scalzone (Italia)
[2] 06:36.700 Mert Kaan Kartal/Fatih Unsal (Turki)
[3] 06:37.630 Shane Mulvaney/David O'Malley (Irlandia)

1.3. BLM2x (U23 Lightweight Men's Double Sculls - Final A
[1] 06:19.570 Antonio Vicino/Gabriel Soares (Italia)
[2] 06:20.340 Christian Hageman/Alexander Modest (Denmark)
[3] 06:20.480 Jordi Rodriguez/Rodrigo Conde Romero (Spanyol)

1.4. BLM4- (U23 Lightweight Men's Four) - Final A
[1] 06:06.540 Riccardo Italiano;Alberto Di Seyssel; Sebastiano Galoforo; Giovanni Ficarra (Italia)
[2] 06:07.890 John Gleim; James Kyle; Vincent Lamonte; Austin Treubert (Amerika Serikat)
[3] 06:09.410 Ferdiansyah; Ali Buton; Denri Maulidzar Al Ghifari; Ardi Isadi (Indonesia)

1.5. BLM4x (U23 Lightweight Men's Quadruple Sculls) - Final A
[1] 05:50.620 (Swiss)
[2] 05:52.090 (Austria)
[3] 05:52.370 (Irlandia)

1.6. BM1x (U23 Men's Single Sculls) - Final A
[1] 06:49.350 (Kanada)
[2] 06:52.090 (Afrika Selatan)
[3] 06:55.030 (Polandia)

1.7. BM2- (U23 Men's Pair) - Fina A
[1] 06:31.790 (Rumania)
[2] 06:33.490 (Prancis)
[3] 06:34.100 (Serbia)

1.8. BM2x (U23 Men's Double Sculls) - Final A
[1] 06:18.140 (Britania Raya)
[2] 06:19.060 (Prancis)
[3] 06:21.570 (Lithuania)

1.9. BM4- (U23 Men's Four) - Final A
[1] 05:50.160 (Australia)
[2] 05:53.640 (Britania Raya)
[3] 05:56.390 (Austria)

1.10. BM4+ (U23 Men's Coxed Four) - Final A
[1] 06:04.720 (Italia)
[2] 06:07.240 (Britania Raya)
[3] 06:08.070 (Amerika Serikat)

1.11. BM4x (U23 Men's Quadruple Sculls) - Final A
[1] 05:29.550 (Belanda)
[2] 05:31.570 (Rumania)
[3] 05:32.640 (Britania Raya)

1.12. BM8+ (U23 Men's Eight) - Final A
[1] 05:29.550 (Belanda)
[2] 05:31.570 (Rumania)
[3] 05:32.640 (Britania Raya)

2. PUTRI
2.1. BLW1x (U23 Lightweight Women's Single Sculls)
[1] 07:40.19 Marieke Keijser (Belanda)
[2] 07:42.90 Clara Guerra (Italia)
[3] 07:44.27 Nicole van Wyk (Afrika Selatan)

2.2. BLW2x (U23 Lightweight Women's Double Sculls) - Final A
[1] 07:01.24 Ionela-Livia Lehaci/Gianina-Elena Beleaga (Rumania)
[2] 07:02.32 Allegra Francalacci/Federica Cesarini (Italia)
[3] 07:12.32 Thomais Emmanouilidou/Maria Pergouli (Yunani)

2.3. BLW4x (U23 Lightweight Women's Quadruple Sculls)
[1] 06:25.96 (Italia)
[2] 06:31.94 (Belanda)
[3] 06:32.26 (Jerman)

2.4. BW1x (U23 Women's Single Sculls)
[1] 07:36.99 Lovisa Claesson (Swedia)
[2] 07:40.05 Pascale Walker (Swiss)
[3] 07:42.68 Emily Kalifeiz (Amerika Serikat)

2.5. BW2- (U23 Women's Pair) - Final A
[1] 07:15.66 Melita Abraham; Antonia Abraham (Chile)
[2] 07:17.55 Annabella McIntyre; Brownwyn Cox (Australia)
[3] 07:17.71 Kendall Brewer; Brook Pierson (Amerika Serikat)

2.6. BW2x (U23 Women's Double Sculls) - Final A
[1] 07:03.88 Tasiana Klimovich; Krystina Staraselets (Belarus)
[2] 07:04.03 Stefania Gobbi; Valentina Iseppi (Italia)
[3] 07:04.97 Anneta Kyridou; Dimitria-Sofia Tsamopoulou (Yunani)

2.7. BW4- (U23 Women's Four) - Final A
[1] 06:31.69 Elsbeth Beeres; Karolien Florijn; Ymkje Clevering; Veronique Meester (Belanda)
[2] 06:34.18 Cristina-Georgiana Popescu; Alina Ligia Pop; Beatrice-Madalina Parfenie; Roxana Parascanu (Rumania)

2.8. BW4x (U23 Women's Quadruple Sculls) - Final A
[1] 06:22.87 (Britania Raya)
[2] 06:24.70 (Australia)
[3] 06:25.36 (Jerman)

2.9. BW8+ (U23 Women's Eight) - Final A
[1] 06:09.89 (Kanada)
[2] 06:16.44 (Amerika Serikat)
[3] 06:17.09 (Rusia)

3. KELASEMEN MEDALI

5-3-2 Italia
3-1-0 Belanda
2-2-1 Britania Raya
2-2-0 Rumania
2-0-0 Kanada
1-2-0 Australia
1-1-0 Swiss
1-0-0 Brasil
1-0-0 Chile
1-0-0 Selandia Baru
1-0-0 Swedia
0-2-3 Amerika Serikat
0-2-0 Prancis
0-1-1 Austria
0-1-1 Afrika Selatan
0-1-1 Rusia
0-1-0 Denmark
0-1-0 Meksiko
0-1-0 Turki
0-0-3 Jerman
0-0-2 Yunani
0-0-2 Irlandia
0-0-1 Spanyol
0-0-1 #Indonesia
0-0-1 Lithuania
0-0-1 Polandia
0-0-1 Serbia

Indonesia Raih 2 Emas di Kejuaraan Rowing Asia 2017

Oleh: Wina Setyawatie 8 September, 2017 - 20:38 
Indonesia Raih 2 Emas di Kejuaraan Rowing Asia 2017
 
JAKARTA, (PR).- Tim Rowing Indonesia sukses meraih 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu pada Kejuaraan Rowing Asia di Pattaya, Thailand, 5-8 September 2017. 

Kuartet Tim Rowing Putri Indonesia terdiri dari Wa Ode Fitri Rahmanjani, Julianti, Yayah Rokayah, dan Yuniarti menjadi bintang. Mereka meraih emas di kelas W4X dengan mencatat waktu 6 menit 40:54 detik. Medali perak direbut Tim Tiongkok dengan waktu 06.42:39 detik dan Vietnam dengan mencatat 06.43:19 detik meraih perunggu.

Medali emas kedua Indonesia direbut Tim Rowing putra yang tampil di nomor M8+. Bermaterikan Mahendra Y, M Alidarta, Muhad Y, Ali B, Ferkiansyah, Ihram, Tanzil A, Ardi, dan Ujang menjadi yang tercepat dengan mencatat waktu 05.36:67 detik.  Medali perak direbut Jepang dengan catatan waktu 05.38:39 detik dan Tiongkok dengan waktu 05.40:41 detik meraih perunggu.

"Luar biasa. Tim Rowing putra dan putri mampu mengalahkan Tiongkok yang diunggulkan dalam kejuaraan tersebut. Dan, kita berharap prestasi ini bisa dipertahankan pada saat tampil di Asian Games 2018," kata Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Lomba 1 Satlak Prima, Hadi Wihardja di Jakarta, Jumat 8 September 2017.

 

Satu-satunya medali perak dirah dari nomor M4X lewat penampilan  Edwin Ginanjar Rudiana, Memo, Kakan Kusuma, dan Sulpianto. Sedangkan dua perunggu disumbangkan Tim Rowing Putri yang turun di nomor LW4X dan W2.***

Tim Rowing Indonesia Sabet Dua Emas Satu Perak dan 2 Perunggu di Kejuaraan Rowing Asia

 

Jumat, 8 September 2017 23:48 WIB
 
Tim Rowing Indonesia Sabet Dua Emas Satu Perak dan 2 Perunggu di Kejuaraan Rowing Asia 
 

TRIBUNNEWS.COM, JAKARTA - Tim Rowing Indonesia sukses meraih 2 emas, 1 perak, dan 2 perunggu pada Kejuaraan Rowing Asia di Pattaya, Thailand, 5-8 September 2017.

Kuartet Tim Rowing Putri Indonesia terdiri dari Wa Ode Fitri Rahmanjani, Julianti, Yayah Rokayah, dan Yuniarti menjadi bintang. Mereka meraih emas di kelas W4X dengan mencatat waktu 6 menit 40:54 detik.

Medali perak direbut Tim China dengan waktu 06.42:39 detik dan Vietnam dengan mencatat 06.43:19 detik meraih perunggu.

Medali emas kedua Indonesia direbut Tim Rowing putra yang tampil di nomor M8+. Bermaterikan Mahendra Y, M Alidarta, Muhad Y, Ali B, Ferkiansyah, Ihram, Tanzil A, Ardi, dan Ujang menjadi yang tercepat dengan mencatat waktu 05.36:67 detik.

 

Medali perak direbut Jepang dengan catatan waktu 05.38:39 detik dan China dengan waktu 05.40:41 detik meraih perunggu.

"Luar biasa. Tim Rowing putra dan putri mampu mengalahkan China yang diunggulkan dalam kejuaraan tersebut. Dan, kita berharap prestasi ini bisa dipertahankan pada saat tampil di Asian Games 2018," ungkap Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Lomba 1 Satlak Prima, Hadi Wihardja, Jumat (8/9/2017).

 

Satu-satunya medali perak dirah dari nomor M4X lewat penampilan Edwin Ginanjar Rudiana, Memo, Kakan Kusuma, dan Sulpianto. Sedangkan dua perunggu disumbangkan Tim Rowing Putri yang turun di nomor LW4X dan W2.

 

SUSUNAN PERSONALIA PENGURUS BESAR

PODSI MASA BAKTI 2016 – 2020


 

Pelindung                                            : 1. Menteri Pemuda dan Olahraga RI

                                                                 2. Ketua Umum KONI Pusat

                                                                 3. Ketua Umum KOI

 

Dewan Penyantun                              : 1. Menteri Pekerjaan Umum RI

                                                                 2. Menteri Badan Usaha Milik Negara

                                                                 3. Kepala Staf TNI-AL

                                                                 4. Ir. Arifin Panigoro

                                                                 5. DR. Nurdin Purnomo

 

Dewan Kehormatan                          : 1. Laksamana TNI (Purn) Achmad Sutjipto

                                                                2. Laksamana Muda TNI (Purn) Sumartono                      

 

Ketua Umum                                       DR. Ir. Basuki Hadimuljono, Msc

Wakil Ketua Umum                           :Laksamana Muda TNI A’an Kurnia

Wakil Ketua umum                           : Ir. Hari Sidharta, Dipl, HE

Wakil Ketua Umum                          :Ir. Budiman Setiawan

Wakil Ketua Umum                          :Ir. H.M. Adil Patu, M.Pd

Wakil Ketua Umum                          : Dirjen Sumberdaya Air, Kementrian PU.

 

Sekretaris Jenderal                          :Ir. Edy Suyono

Wakil Sekretaris Jenderal I             :Antony Adriansyah

Wakil Sekretaris Jenderal II             : Letkol Laut Dra. Infra Wahdaniah

 

Bendahara                                          :Mulyadi Syamsulhadi

Wakil Bendahara                               : Mayor Laut Kusmiati

 

Badan Auditor Internal                     :M. Iqbal Rahman

Korwil Barat (Sumatera,Jawa

Kalimantan dan Bali)                        :Drs. Sanusi Anwar

Korwil Timur (NTB, NTT

Sulawesi,Maluku dan Papua)         :Letkol  Laut Ganda Siregar

Ketua Bidang Organisasi                :Hifni Hasan, SH

Ketua Bidang Perlombaan             : Laksma TNI (Purn) Young Mardinal

Ketua Bidang Pembinaan Rowing:Drs. Dede Rohmat Nurjaya, M.Pd

Ketua Bidang Pembinaan Canoeing:Drs. M. Suryadi

 Kepala Bidang IPTEK                   : Prof. DR. Nurhasan M, Kes

 Biro Promosi, Media & Humas    : 1. Rudy Novrianto

                                                             2. Ripka Wijaya

                                                             3. Imas Aán

Biro Inventarisasi &

Perawatan Aset                              :  1. Ir. Benyamin F. Tamaka

                                                              2. Drs. Gatot Subagio

                                                             3. Dra. Alia Maedina, M.Pd

 Komisi Hukum                               :Drs. Pakpahan, SH

 Komisi Hubungan Antar Lembaga : 1. Drs. Syamsuniang

                                                                 2. Kolonel Laut Adi Suyoso

 Komisi Kesejahteraan Pelaku

Olahraga                                         :Ir. Herlina Pamenan

Komisi Sarana & Prasarana Lomba:  1. Hari Suprayogi, M.Eng

                                                                   2. Suradi Raklani

Komisi Perwasitan                                 : 1. Ir. Edy Suyono

                                                                    2. Drs. Assyidiq

                                                                    3. Eva Rulianingtias

Komisi Pembinaan Rowing                 : 1. Corres Sahupala

                                                                   2. M. Hadris

Komisi Pembinaan Slalom                 :Anas Ridwan, S. Sos

Komisi Pembinaan Dragon Boat/TBR:Kol Marinir (Purn) Janni Pangalila

Komisi Non Olympic Canoeing         : 1. Kolonel Laut (Purn) Setiawan

                                                                  2. Drs. Dadi Sujadi

Komisi Sport Medicine                      : 1. DR. Dr. Zainal Abidin

                                                                 2. Dr. Tjahjadi Saputra, M.Sc., AIFO

Komisi Penelitian & Pengembangan: DR. Agus Rusdiana, PhD

RESUME  RAPAT KERJA NASIONAL PODSI 2017

BAli, 22  JANUARI  2017

 Dasar:

1.       Rencanadan Strategy PODSI tahun 2016 – 2020

2.       Sambutan Deputy IV Kemenpora

3.       SambutanKetua KONI

4.       SambutanKetua KOI

5.       Laporan&ArahanKetuaUmum PB PODSI

6.       PaparanKasatlak Prima

7.       Rancangan Program danKalenderKerja PB PODSI 2017

8.       MasukanPengprovpesertaRapatKerjaNasional 2017 di Denpasar Bali tahun 2017

9.       Laporan-laporanBidang-bidang.

 

KESIMPULAN RAPAT :

Rencanakerja PB. PODSI tahun 2017 merupakanbagiantidakterpisahkandariKebijakan, Program danKegiatan PB. PODSI yang yangtercantumdalamRencanadan Strategy PB. PODSI masabakti 2016 – 2020denganprogampokok;

1). PemasalanOlahragaDayung,

2). PemanduanBakat,

3). PembinaanKhususatlet-atletprioritas, dan

4). PembinaanKelembagaanOrganisasiOlahragaDayung.

 

RancanganKerja PODSI tahun 2017 yang disepakatibersamapadaRakernas PB. PODSI tanggal 22 Januari 2017 di Denpasar Bali terkaithal-halsebagaiberikut:

1.       KejuaraanNasional Rowing akandiselenggarakan di Palembang.  Waktunyadisesuaikandengan test event Asian Games untukCabang                  OlahragaRowing.

2.     KejuaraanNasionalUntuk Junior & U-15  sertaKejurnas Sprint Canoeing akanditentukansetelahvisitasikelayakan venue di: BanjirKanal Barat atauRawapeningJawa Tengah, Makasar Sulawesi Selatan danKota PalusertapembicaraandenganPemdadanPengprovterkait.

3.       Kejuaraan PPLP akandiselenggarakan di Palu Sulawesi Tengah denganwaktu yang akanditentukankemudianolehPengelola PPLP.

4.      KejurnasPerahu Naga, tempat, waktudanjumlahnomor yang akandiperlombakanakanditentukansetelahpembicaraandenganPengprovPODSI Riau.

5.       Peserta Coaching  Clinic/PentaranPelatih/WasitdiperuntukanuntukPelatih/Wasit yang memangaktifmelatih/membina di daerahnyamasing-masing.

6.       Konstribusiwasitdaerahterhadap proses pembinaan di daerahnyamasing-masingakanmenjadipertimbanganutamadalampenugasanoleh PB. PODSI pada event Nasional, Regional maupunInternasional.

7.       PB. PODSI membantupembinaanSumberDayaPelatihdanWasitPengprovanggota PB. PODSI yang akandisesuaikandengankebutuhanPengprovmasing-masing.

8.  BekerjasamadenganKabidPembibitan PB PODSIakanmelaksanakan talent scouting, tanpamengabaikan talent scouting yang sudahdiselenggarakansecaramandiriolehPengprovmasing-masing.Prima danPB PODSIakanmengundangatlet-atletberbakattersebutuntukmasukataumagang di Pelatnas.BukuPanduanTesKeberbakatanakansegeraditerbitkanolehAsdepPembibitanOlahragawan, Deputy BidangPeningkatanPrestasiOlahragaKemenpora.

9.   DalamupayameningkatkantatakelolaorganisasiPengprov, harusadapengawasandantindakandari PB. PODSI terhadapmasabaktikepengurusanPengprov yang sudahhabismasaberlakunya. KarenaakanberdampakpadaaspeklegalitasuntukbantuandanaPemerintah.

10.    PelantikanPengurusPengprov, sebaiknyabukanhanyamasalahseremonialsaja. Akan tetapimerupakansatukesatuan yang tidakterpisahkandengankeabsahanSuratKeputusan yang diberikan.

11.    Pengaktivan website PB. PODSI akansangatberdampaksignifikanterhadapkemudahaninformasidankomunikasidi internal keluargabesar PODSI.

12.    Dalamupayatatakelola system kompetisi, penyelenggaraan event-event Nasional, Regional maupunInternasional yang dilaksanakansecaramandiriolehPengprovuntukmenjadisatuKalenderKegiatanKompetisi yang utuh agar dilaporkankepada PB. PODSI.

13.    PON XX tahun 2020 di Papua tidaklah lama lagi. Hasil yang baikakantergantungdarikonsolidasiorganisasidanpembinaanprestasi yang berkesinambungan, tanpahenti, secarabenardanterukursertamelibatkan sports science yang dilakukanolehPengprovmasing-masing.

14.  Pembenahan data base atlet-atletNasionaldanTenagaKeolahragaanCabangOlahragaDayungakansangatbergunaterutamasebagaipersyaratanpengajuanterkaitkesejahteraanatletdantenagakeolahragaan.

15.    KalenderKompetisi di daerahmohondisesuaikandengankalenderkompetisi PB. PODSI padaajang Regional maupunInternasional.

 

Bali, 22 Januari 2017

        PimpinanSidang

1.       BasukiHadimulyono  KetuaUmum                                     (………………………………………)

2.       HariSidharta              WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

3.       BudimanSetiawan     WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

4.       AdilPatu                    WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

5.       Imam Santoso            WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

6.       EdySuyono               Sekjen                                                (………………………………………)

RESUME  RAPAT KERJA NASIONAL PODSI 2017

BAli, 22  JANUARI  2017

 Dasar:

1.       Rencanadan Strategy PODSI tahun 2016 – 2020

2.       Sambutan Deputy IV Kemenpora

3.       SambutanKetua KONI

4.       SambutanKetua KOI

5.       Laporan&ArahanKetuaUmum PB PODSI

6.       PaparanKasatlak Prima

7.       Rancangan Program danKalenderKerja PB PODSI 2017

8.       MasukanPengprovpesertaRapatKerjaNasional 2017 di Denpasar Bali tahun 2017

9.       Laporan-laporanBidang-bidang.

 

KESIMPULAN RAPAT :

Rencanakerja PB. PODSI tahun 2017 merupakanbagiantidakterpisahkandariKebijakan, Program danKegiatan PB. PODSI yang yangtercantumdalamRencanadan Strategy PB. PODSI masabakti 2016 – 2020denganprogampokok;

1). PemasalanOlahragaDayung,

2). PemanduanBakat,

3). PembinaanKhususatlet-atletprioritas, dan

4). PembinaanKelembagaanOrganisasiOlahragaDayung.

 

RancanganKerja PODSI tahun 2017 yang disepakatibersamapadaRakernas PB. PODSI tanggal 22 Januari 2017 di Denpasar Bali terkaithal-halsebagaiberikut:

1.       KejuaraanNasional Rowing akandiselenggarakan di Palembang.  Waktunyadisesuaikandengan test event Asian Games untukCabang                  OlahragaRowing.

2.     KejuaraanNasionalUntuk Junior & U-15  sertaKejurnas Sprint Canoeing akanditentukansetelahvisitasikelayakan venue di: BanjirKanal Barat atauRawapeningJawa Tengah, Makasar Sulawesi Selatan danKota PalusertapembicaraandenganPemdadanPengprovterkait.

3.       Kejuaraan PPLP akandiselenggarakan di Palu Sulawesi Tengah denganwaktu yang akanditentukankemudianolehPengelola PPLP.

4.      KejurnasPerahu Naga, tempat, waktudanjumlahnomor yang akandiperlombakanakanditentukansetelahpembicaraandenganPengprovPODSI Riau.

5.       Peserta Coaching  Clinic/PentaranPelatih/WasitdiperuntukanuntukPelatih/Wasit yang memangaktifmelatih/membina di daerahnyamasing-masing.

6.       Konstribusiwasitdaerahterhadap proses pembinaan di daerahnyamasing-masingakanmenjadipertimbanganutamadalampenugasanoleh PB. PODSI pada event Nasional, Regional maupunInternasional.

7.       PB. PODSI membantupembinaanSumberDayaPelatihdanWasitPengprovanggota PB. PODSI yang akandisesuaikandengankebutuhanPengprovmasing-masing.

8.  BekerjasamadenganKabidPembibitan PB PODSIakanmelaksanakan talent scouting, tanpamengabaikan talent scouting yang sudahdiselenggarakansecaramandiriolehPengprovmasing-masing.Prima danPB PODSIakanmengundangatlet-atletberbakattersebutuntukmasukataumagang di Pelatnas.BukuPanduanTesKeberbakatanakansegeraditerbitkanolehAsdepPembibitanOlahragawan, Deputy BidangPeningkatanPrestasiOlahragaKemenpora.

9.   DalamupayameningkatkantatakelolaorganisasiPengprov, harusadapengawasandantindakandari PB. PODSI terhadapmasabaktikepengurusanPengprov yang sudahhabismasaberlakunya. KarenaakanberdampakpadaaspeklegalitasuntukbantuandanaPemerintah.

10.    PelantikanPengurusPengprov, sebaiknyabukanhanyamasalahseremonialsaja. Akan tetapimerupakansatukesatuan yang tidakterpisahkandengankeabsahanSuratKeputusan yang diberikan.

11.    Pengaktivan website PB. PODSI akansangatberdampaksignifikanterhadapkemudahaninformasidankomunikasidi internal keluargabesar PODSI.

12.    Dalamupayatatakelola system kompetisi, penyelenggaraan event-event Nasional, Regional maupunInternasional yang dilaksanakansecaramandiriolehPengprovuntukmenjadisatuKalenderKegiatanKompetisi yang utuh agar dilaporkankepada PB. PODSI.

13.    PON XX tahun 2020 di Papua tidaklah lama lagi. Hasil yang baikakantergantungdarikonsolidasiorganisasidanpembinaanprestasi yang berkesinambungan, tanpahenti, secarabenardanterukursertamelibatkan sports science yang dilakukanolehPengprovmasing-masing.

14.  Pembenahan data base atlet-atletNasionaldanTenagaKeolahragaanCabangOlahragaDayungakansangatbergunaterutamasebagaipersyaratanpengajuanterkaitkesejahteraanatletdantenagakeolahragaan.

15.    KalenderKompetisi di daerahmohondisesuaikandengankalenderkompetisi PB. PODSI padaajang Regional maupunInternasional.

 

Bali, 22 Januari 2017

        PimpinanSidang

1.       BasukiHadimulyono  KetuaUmum                                     (………………………………………)

2.       HariSidharta              WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

3.       BudimanSetiawan     WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

4.       AdilPatu                    WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

5.       Imam Santoso            WakilKetuaUmum                              (………………………………………)

6.       EdySuyono               Sekjen                                                (………………………………………)

Tim Perahu Naga Meraih Medali Emas Di Cina

(Analisa/istimewa) SUKACITA: Tim Perahu Naga Indonesia bersukacita setelah menjadi yang terbaik di Kejuaraan Dragon Boat Internasional di Qinzhou, Tiongkok, Sabtu (18/6/16)

Qinzhou, (Analisa). Tim perahu naga Indonesia menorehkan prestasi gemilang, sehingga Bendera Merah Putih kembali berkibar di Kejuaraan Internasional Dra­gon Boat di Tiongkok.

An­dri Agus Maulana dkk menjadi jawara setelah usai jadi yang tercepat di Kejuaraan Qinzhou Dragon Boat Race 2016.

Pada perlombaan yang di­gelar di Qinzhou, Tiongkok, Sabtu (18/6), Andri dkk berha­sil menjadi yang tercepat sete­lah mencapai garis finis deng­an catatan waktu 2 menit 27,65 detik. Tim Indonesia berhasil me­nyingkirkan peserta lain dari Tiongkok dan Hong Kong.

Keberhasilan ini menjadi kali ketiga sepanjang perlom­baan dragon boat yang digelar di tiga kota di Tiongkok, yaitu Kai­feng, Nanning, dan Qin­zhou.

Sebelumnya, tim perahu naga me­raih dua medali emas pada Hakka Inter­national Dra­gon Boat Race Tournament di Kaifeng, China, 7-9 Juni 2016 pada nomor 200 meter dengan menca­tat waktu 40,72 detik dan jarak 500 M dengan men­catat waktu 1 menit 48,69 de­tik.

Sementara di Nanning, tim perahu naga menjadi juara umum di Kejuaraan Asia International Dragon Boat Races di Nanning, Tiongkok, 11-12 Juni 2016.

Sesuai Target

Direktur Perfoma Tinggi Lomba 1 Satlak Prima, Hadi Wihardja, menga­takan hasil yang ditorehkan tim perahu naga saat bertanding di tiga kota Tiongkok sudah sesuai de­ngan ditar­get­kan Satlak Pri­ma di tahun 2016.

"Sudah sesuai untuk tahun 2016. Tapi tetap ada parame­ter yang mereka harus capai agar dua emas Asian Games 2018 menjadi nyata," kata Ha­di dalam pesan singkatnya ke­pada detikSport, Minggu (19/6).

"Salah satu dari parameter adalah belajar dari kesuksesan dragon boat di Asian Games 2010. Bagaimana kekuatan in­dividual saat itu. Tugas pelatih harus menciptakan kekuatan individual atlet nanti lebih baik Dari personal di 2010," lanjut dia.

Di samping itu, perlu ada penambahan personel untuk dragon boat mengingat di Asi­an Games akan mempertan­dingkan 12 pedayung. Saat ini sudah ada 14 atlet yang dipe­latnaskan dengan dua cadang­an.

"Tetapi untuk mendapatkan hasil yang lebih baik perlu di­lakukan kom­petisi dan me­nam­bah jumlah atlet un­tuk di­pelatnaskan menjadi 20. Deng­an demikian persaingan untuk para atlet semakin hari sema­kin ketat dan ti­dak ada atlet yang lengah jika pola ke­­pe­­latihannya tidak konsis­ten. De­ngan demikian pada saat Asian Games benar benar ter­bentuk tim yang kuat untuk menghadapi negara mana­pun,"Hadi menjelaskan.

Dia juga berharap kesukse­san yang dicatatkan tim perahu naga tahun ini menjadi langkah awal kebangkitan tim dayung di Asian Games nanti.

"Semoga ini menjadi awal kebang­kitan untuk bisa meraih medali emas pada Asian Ga­mes 2018," tutupnya. (dtc)

PON XIX Jabar 2016

Raih 18 Emas, Jabar Dipastikan Juara Umum Olahraga Dayung di PON XIX

Minggu, 25 September 2016 21:34

DAYUNG -- Pada PON XIX/2016 Jawa Barat cabang olahraga (cabor) Dayung Jawa Barat menargetkan 8 (delapan) medali emas. Gubernur Jawa Barat Ahmad Heryawan berkesempatan untuk meninjau langsung pemusatan pelatihan di Situ Cileunca Kabupaten Bandung, Sabtu (10/9/16).

 

Laporan Wartawan Tribun Jabar, Mega Nugraha

KARAWANG, TRIBUNJABAR.CO.ID - Tim Jawa Barat (Jabar) dipastikan juara umum cabang olahraga (cabor) dayung di ajang PON XIX Jabar yang digelar di Situ Cipule sejak 14 September. Hingga Minggu (25/9/2016), Jabar mengoleksi 18 emas.

Di posisi kedua raihan emas, Sulawesi Tenggara (Sultra) mengoleksi 3 emas, dua perak dan 3 perunggu. Kemudian disusul Maluku di urutan ketiga dengan raihan 3 emas dan dua perunggu. Cabor dayung hari terakhir akan digelar Senin (26/9), yang akan mempertandingkan tiga laga dayung nomor perahu naga di jarak 200 meter.

Kemarin, Jabar kembali menyumbang dua emas dari dayung perahu naga di nomor 10 pedayung putra jarak 500 M. Melaju di lintasan 4, perahu naga tim Jawa Barat berhasil menjadi yang terdepan. Mereka berhasil finish dengan catatan waktu 2 menit 14,29 detik.

Adapun urutan 2 dan 3 diperebutkan oleh tim dayung Sulawesi Selatan dan Papua. Kedua perahu naga mereka bersaing ketat. Berdasarkan catatan panitia, selisih waktu finish keduanya hanya 0,01 detik. Tim dayung Sulawesi Selatan berhasil finish di urutan kedua dengan perolehan waktu 2 menit 15,46 detik. Adapun tim Papua berhasil finish dengan waktu 2 menit 15,47 detik.

Jabar kembali menyumbang emas di nomor 10 pedayung putri jarak 500 meter. Mereka berhasil finish dalam waktu 2 menit 25,48 detik. Di urutan kedua, Papua berhasil meraih medali perak dengan catatan waktu 2 menit 26,96 detik. Adapun tim dayung Jawa Timur (Jatim) berhasil meraih perunggu dengan catatan waktu 2 menit 27,15 detik. (men)

 

Berharap Kejutan La Memo, Atlet Dayung Indonesia di Olimpiade Rio

09 Agu 2016, 15:10 WIB
 
 

 

Liputan6.com, Rio de Janeiro - Atlet dayung (rowing) Indonesia, La Memo, akan turun di babak perempat final nomor single sculls putra Olimpiade 2016 Rio, Brasil, Selasa (9/8/2016) malam WIB. Bersama lima atlet dayung lainnya, La Memo akan memperebutkan tiket semifinal.   

Selain La Memo, masih ada Shakhboz Kholmurzaev (Uzbekistan), Angel Fournier Rodriguez (Kuba), Nils Jakob Hoff (Norwegia), Grant Rhys (Australia), dan Dongyong Kim (Korea Selatan). Enam atlet dayung itu bersaing di perempat final pertama.

Terdapat empat pertandingan perempat final dayung (rowing) yang berlangsung malam ini mulai pukul 18.30 WIB. Masing-masing perempat final diisi oleh enam atlet dayung dari negara-negara yang berbeda.

Sebelumnya, La Memo lolos ke perempat final setelah menduduki urutan ketiga dengan catatan waktu 7 menit 14,17 detik. Secara keseluruhan dia menempati peringkat kedelapan, dan sudah cukup membuatnya memperoleh tiket perempat final Olimpiade 2016.  

Dalam lomba yang berlangsung di Lagoa, Brasil, La Memo finis di belakang atlet Inggris dan Belarusia. Latihan di Belanda membuat La Memo berkembang pesat dan mampu beradaptasi dengan cuaca dan angin kencang.

Pelatih Dayung Indonesia, Muhamad Hadris, sebelumnya memuji penampilan atlet berusia 21 tahun tersebut. Belakangan, La Memo dianggap sudah terbiasa dan konsisten dengan kecepatannya.

Melihat performa La Memo sebelumnya, bukan tidak mungkin ia berpeluang lolos ke semifinal. La Memo juga masih bisa mempertajam catatan waktunya.

Sabtu, 13 Agustus: Final C men's single scull

La Memo finish di posisi ke-4 dari 6 pendayung dalam babak final C dengan catatan waktu 6 menit 59,44 detik, terpaut 4,48 detik dari pendayung India Dattu Baban Bhokanal di posisi satu.

 

Dengan hasil ini, Memo berhasil menempati peringkat 16 dari 32 pendayung yang ikut bertanding di nomor single sculls putra di Olimpiade Rio 2016.

 

Gallery Video

Berita Terbaru

Padang, Padek—Ratusan tim da­yung dari berbagai klub yang ada di Sumbar ikut ambil bagian pada Turnamen Selaju Sampan Tra­disional II di Tempat Pele­langan… Read more

Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali merajai lomba perahu karet dengan menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba kebut dayung dan perahu karet… Read more

Atlet dayung Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) menghadapi Sea Games XXVII 2013 Myanmar menjadwalkan pertandingan uji coba… Read more