Padang, Padek—Ratusan tim da­yung dari berbagai klub yang ada di Sumbar ikut ambil bagian pada Turnamen Selaju Sampan Tra­disional II di Tempat Pele­langan… Read more

Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali merajai lomba perahu karet dengan menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba kebut dayung dan perahu karet… Read more

Atlet dayung Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) menghadapi Sea Games XXVII 2013 Myanmar menjadwalkan pertandingan uji coba… Read more

ASIAN GAMES 2018

Tim Kano Sumbang Perak untuk Indonesia di Asian Games 2018

Riska Andriyani kalah tipis di final Kano Tunggal (C1) 200 meter putri dari atlet China Mengya Sun. (ANTARA FOTO/INASGOC/Septianda Perdana)

Palembang, CNN Indonesia -- Tim Kano Indonesia menutup Asian Games 2018 di Jakabaring Sport City dengan sebuah medali perak pada Sabtu (1/9).

Medali tersebut disumbang Riska Andriyani di nomor kano tunggal putri 200 meter dengan catatan waktu 49,086 detik. Sementara medali emas diraih atlet China Mengya Sun (49,070 detik) dan perunggu direbut atlet Uzbekistan Dilnoza Rakhmatova (49,282 detik).

"Di hari penutupan ini, itulah usaha saya untuk semuanya. Terima kasih," kata Riska kepada para awak media usai bertanding.

"Puas dan bangga sama diri sendiri, karena kerja keras selama ini tidak sia-sia. Mungkin itu rejekinya saya," katanya menambahkan.

Selain kano putri 200 meter, Indonesia juga menurunkan atlet di nomor kayak putri 200 meter lewat Stevani Maysche Ibo.

Riska Andriyani berada di podium nomor kano tunggal (C1) 200 meter putri bersama atlet China dan Uzbekistan. (ANTARA FOTO/INASGOC/Iqbal Lubis)

Namun, Stevani gagal meraih medali lantaran finis di urutan kelima dengan catatan waktu 43,389 detik. Medali emas, perak dan perunggu diraih Kazakhtan, China, dan Jepang.

Stevani yang juga turun di nomor kayak 4 putri 500 meter juga gagal meraih medali. Indonesia selesai di posisi ketujuh, terpaut 7,989 dari China yang jadi juara.


Sama dengan Stevani, Sutrisno yang bermain di kayak tunggal 100 meter pun gagal dapat medali. Laki-laki berusia 29 tahun itu berada di urutan terakhir atau ke-9 dengan catatan waktu 38,628 detik.

Demikian pula dengan pasangan Anwar Tarra/Marjuki yang gagal meraih medali di kano ganda 200 meter. Mereka kalah dari China, Uzbekistan, dan Kazakhtan yang meraih medali emas, perak, dan perunggu. (har)

Gallery Video

Berita Terbaru

Padang, Padek—Ratusan tim da­yung dari berbagai klub yang ada di Sumbar ikut ambil bagian pada Turnamen Selaju Sampan Tra­disional II di Tempat Pele­langan… Read more

Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali merajai lomba perahu karet dengan menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba kebut dayung dan perahu karet… Read more

Atlet dayung Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) menghadapi Sea Games XXVII 2013 Myanmar menjadwalkan pertandingan uji coba… Read more