Padang, Padek—Ratusan tim da­yung dari berbagai klub yang ada di Sumbar ikut ambil bagian pada Turnamen Selaju Sampan Tra­disional II di Tempat Pele­langan… Read more

Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali merajai lomba perahu karet dengan menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba kebut dayung dan perahu karet… Read more

Atlet dayung Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) menghadapi Sea Games XXVII 2013 Myanmar menjadwalkan pertandingan uji coba… Read more

Asian Games, Dayung Siapkan 20 Atlet

TEMPO.COJakarta - Pelatih tim dayung Indonesia, Dede Rohmat Nurjaya, menyatakan sudah mempersiapkan para atlet yang akan bertanding di Asian Games 2014. Pengurus Besar Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI) sudah memanggil 20 atlet dayung. 



“Mereka akan langsung melakukan pemusatan latihan nasional (pelatnas) pada 4 Februari,”  kata Dede, Senin, 3 Februari 2014. Sama seperti SEA Games Myanmar 2013, ke-20 atlet dayung yang akan turun di delapan nomor ini menjalani pelatnas di Situ Cileunca, Pangalengan, Bandung. 

Sebelumnya, Dede menyebutkan dayung berpotensi menyumbangkan medali dalam empat nomor pertandingan. Keempat nomor itu meliputi ganda putra, ganda putri, tunggal putra, tunggal putri scull kelas ringan.

Namun dari hasil evaluasi, PODSI menambah empat nomor pertandingan lagi yang berpeluang memberikan medali. Dede menyatakan keempat nomor itu adalah empat quadruple kelas ringan putra-putri, single scull putra-putri, double scull putra, dan delapan pendayung.  “Nomor delapan pendayung saat SEA Games kemarin dapat medali emas dan merebut perunggu di kejuaraan Asia,” kata Dede. 

Tuan rumah Asian Games, Korea Selatan, lanjut Dede, mempertandingkan 14 nomor pertandingan untuk cabang olahraga dayung. Tapi tiap peserta Asian Games hanya boleh mengikuti maksimal sepuluh nomor pertandingan. Dede menilai, berdasarkan penampilan di SEA Games 2013, peluang meraih medali ada pada delapan nomor tersebut. 

Dalam SEA Games tersebut, tim dayung berhasil melampaui target empat emas. Bahkan anak asuh Dede keluar sebagai juara umum dengan merebut lima emas, satu perak, dan tiga perunggu.

 

Salah satu atlet dayung yang dipanggil masuk pelatnas, Wahyuni, akan datang ke Pangalengan besok. Kendati senang kembali dipercaya memperkuat Indonesia ke Asian Games, Wahyuni berharap pemerintah bisa memberi perhatian lebih kepada para atlet. 

Ia berharap pengurus dapat mendatangkan dokter khusus untuk memulihkan cedera pinggang yang dialaminya. “Sekarang saya masih proses pemulihan,” katanya.  

Wahyuni bersama Maryam Makdalena sukses meraih medali emas di SEA Games Myanmar. Keduanya menjadi yang tercepat di nomor double scull kelas ringan putri. 

ADITYA BUDIMAN

Dayung Riau Peringkat Tiga di Kejurnas Cipule

PEKANBARU, RIAUSPORTS- Tim dayung Riau akhirnya menempati peringkat tiga dalam Kejuaraan Nasional (Kejurnas) Dayung Senior di Cipule Karawang Jawa Barat 27 Januari hingga 2 Februari 2014. Riau mengumpulkan tujuh medali emas, 17 perak dan lima perunggu.

Anak asuhan Muhammad Amin ini terpaut dua medali emas dengan Jawa Timur yang menempati posisi kedua dengan sembilan emas, tanpa perak dan 10 perunggu. Sementara juara umum diraih tuan rumah Jawa Barat dengan 17 emas, sembilan perak dan 10 medali perunggu.

Riau menjadi peserta yang memperoleh medali perak terbanyak di antara peserta yang mengikuti Kejurnas tersebut.

“Hasil ini tentunya sangat membanggakan. Padahal banyak nomor andalan Riau tidak dipertandingkan,” ujar pelatih dayung Riau, Muhammad Amin, Minggu  (2/2) saat dihubungi.

Amin menyebutkan hasil ini akan menjadi modal bagi Riau untuk menghadapi Pekan Olahraga Nasioanal (PON) XIX 2016 di Jawa Barat.

“Ini modal awal kami menatap ke depan. Usai Kejurnas ini kami akan melakukan evaluasi menyeluruh terhadap kekurangan-kekurangab yang terjadi,” sebutnya.

Sementara itu, Ketua Harian PODSI Riau, Sanusi Anwar memberikan apresiasi yang tinggi kepada atlet Riau yang meraih prestasi membanggakan ini.

“Banyaknya medali perak yang diraih akan menjadi modal kita di kejuaraan akan datang. Perak ini akan diubah menjadi medali emas. Kami juga berharap mereka masuk dalam pembinaan KONI Riau,” tuturnya.(rpc)

 

Dayung Merah Putih Juara Umum Rowing SEA Games

Tim rowing Indonesia mengibarkan bendera merah putih seusai memenangi partai final nomor ringan M8+ Sea Games ke-27 di Ngalaik Dam, Naypyitaw, Myanmar, Selasa (17/2).

REPUBLIKA.CO.ID, NAYPYITAW -- Kontingen Indonesia menjadi penguasa di cabang olah raga dayung SEA Games 2013. Merah Putih keluar sebagai juara umum dayung disiplin rowing pada SEA Games 2013, Myanmar. 


Tim dayung Indonesia sukses menyabet dua emas  dari empat nomor yang dipertandingkan pada hari terakhir pelombaan disiplin rowing di Ngalike Dam, Naypyitaw, Myanmar, Selasa (17/12). 

Dua emas dipersembahkan tim rowing putra pada nomor LM 2- (dua pedayung putra dengan masing-masing satu dayung) dan M8+ (delapan pedayung putra dengan satu juru mudi). Sementara tim putri harus puas meraih 1 perak dan 1 perunggu dari nomor LW1x dan LW4-. 

Indonesia total mengoleksi lima emas dari cabang dayung disiplin rowing. Sehari sebelumnya, Indonesia sukses menyabet tiga emas.  Indonesia mengungguli Myanmar, Thailand, Malaysia, dan Singapura yang masing-masing mengoleksi satu emas. 

Manajer tim dayung Indonesia, Ahmad Sutjipto mengatakan, Indonesia sebenarnya  menargetkan tiga sampai empat emas. "Dan kami sangat bersyukur karena bisa melampaui target," kata Sutjipto ketika berbincang dengan wartawan sesuai perlombaan.

Raihan lima emas ini sekaligus memperbaiki prestasi Indonesia di cabang dayung disiplin rowing pada SEA Games 2011. Dua tahun lalu, Indonesia hanya menempati peringkat tiga dengan torehan tiga emas,

SEA Games 2013

Dayung bidik 12 Medali emas

Yova Adhiansyah

Selasa,  29 Oktober 2013  −  15:15 WIB

Sindonews.com - Tiga nomor kontingen dayung Indonesia (rowing, canoing dan perahu naga), berambisi menyabet 12 medali emas di ajang SEA Games Myanmar, Desember mendatang. Guna memenuhi semua itu, pelatih dayung Suryadi menegaskan, para atlet dayung yang ditempa di Jatiluhur dan Pengalengan Bandung, terus melakukan latihan rutin pagi dan sore.

Upaya membenahi prestasi atlet nasional yang kini ditempa di Pelatnas, PB PODSI mengintruksikan agar latihan di Pelatnas ditangani atlet khusus. Seperti halnya cabang rowing memiliki pelatih sendiri, begitu juga dengan canoing maupun perahu naga, baik putra maupun putri. Dengan harapan, peningkatan prestasi atlet setiap melakukan latihan benar-benar terpantau. Begitu juga bagi atlet yang prestasinya staknan.

"Berlatih keras pagi dan sore merupakan suatu kunci mengantisipasi kekuatan tim dayung tuan rumah Myanmar. Guna menyembunyikan kekuatan yang dimiliki, atlet dayung Myanmar yang dipersiapkan ke SEA Games XXVII tidak pernah diturunkan dalam kejuaraan internasional, baik di luar negeri maupun di Palembang," kata Suryadi di lansir Satlak Prima, Selasa (29/10/2013).

Melalui sitem kebersamaan para pelatih maupun atlet diharapkan mampu memenuhi target yang diberikan PB PODSI menyumbang 12 medali emas dari 36 medali emas yang diperebutkan. Walaupun tidak menutup kemungkinan mampu melebihi target yang diberikan.

 

 

 

 

Perolehan Medali POPNAS tahun 2013 Cabang Dayung

Hasil akhir kejuaraan Dayung dalam rangka Pekan Olahraga Pelajar Nasional tahun 2013 yang dilaksanakan pada tanggal 15 s/d 18 September 2013 di Banjir Kanal Timur ( BKT) Marunda Jakarta Utara.

Perolehan medali di peringkat pertama Maluku dgn 3 emas, 1 perak, kedua DKI Jakarta dgn 3 emas 1 perunggu dan ketiga Papua dgn 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Berikut perolehan medali untuk setap nomor yang dipertandingkan:

Cabang OlahragaNomor TandingJuara 1Juara 2Juara 3
DAYUNG C1 1000 M Putra Kondradus Sogorom 
( Papua)
SOFIYANTO 
( Sulawesi Tenggara)
mirus sahuri 
( Riau)
DAYUNG C2 1000 M Putra Kondradus Sogorom,Titus Patriks Asabo 
( Papua)
ENDI CAHYADI,mirus sahuri 
( Riau)
Fauji Rahman,M. Kismanto 
( Kalimantan Selatan)
DAYUNG Double Sculls (M2X) 1000 M Putra LA MEMO,NYONG ODE ARWAN 
( Maluku)
JULFIKAR,ROWANDRI 
( Riau)
DENRI MAULIDZAR AL GHIFARI,RIFA TRIFAKHRIZAL 
( Jawa Barat)
DAYUNG Double Sculls (W2X) 1000 M Putri ALFY FAUZIA AZMI,ELGA SEPTIA AZHARI 
( Jawa Barat)
LINDA LUTURMAS,NATALIA LATUPEIRISSA 
( Maluku)
AMBARANI,RABIYANTI 
( Sulawesi Tenggara)
DAYUNG Ergometer Rowing 2000 M Putra LA MEMO 
( Maluku)
JULFIKAR 
( Riau)
ADI ADRIANSYAH 
( Jawa Barat)
DAYUNG Ergometer Rowing 2000 M Putri Litari Karoba 
( Papua)
ELGA SEPTIA AZHARI 
( Jawa Barat)
Dewi Yuliwati 
( DKI Jakarta)
DAYUNG K1-1000 M Putra JENKI PAHRI 
( Riau)
ARIANSYAH 
( Sulawesi Tenggara)
Angga Suwandi Putra 
( DKI Jakarta)
DAYUNG K1-1000 M Putri Ayuning Tika Vihari 
( DKI Jakarta)
FITRA HAYATI 
( Riau)
Stevani Maysche Ibo 
( Papua)
DAYUNG K2-1000 M Putra ANDRE PURNAMA PUTRA,JENKI PAHRI 
( Riau)
DEDI KUSUMAYADI,RANDY OME MANTALE 
( Sulawesi Tenggara)
ARYA ADY PRASETYA,SAEFUL ANWAR 
( Jawa Tengah)
DAYUNG K2-1000 M Putri Ayuning Tika Vihari,Iin Rosiana 
( DKI Jakarta)
FITRA HAYATI,LENI NURLITA 
( Riau)
ARI ASTUTI,WANDA MEDAU 
( Sulawesi Tenggara)
DAYUNG Single Sculls (M1X) 1000 M Putra LA MEMO 
( Maluku)
RENDI SYUHADA ANUGRAH 
( Sumatera Barat)
ROWANDRI 
( Riau)
DAYUNG Single Sculls (W1X) 1000 M Putri Dewi Yuliwati 
( DKI Jakarta)
RHEKA IRMA NUSA BAKTI 
( Jawa Timur)
Litari Karoba 
( Papua)

 

KEJURNAS, U-15  & SOUTH EAST ASIAN CANOE CHAMPIONSHIPS 2013

Hasil kejurnas, U-15  dan  South East Asia Canoe Championships 2013 di Jakabaring Palembang berakhir tgl 27 Juni sampai 2 Juli 2013 yang diikiuti 17 propinsi dan 6 negara Asean.

Berikut hasil perolehan medali kerjurnas, U-15 dan SEACC 2013.

 

SOUTH EAST ASIAN CANOE CHAMPIONSHIPS 2013

JAKABARING REGATTA COURSE, PALEMBANG SOUTH SUMATRA

JUNE 30 - JULY 02

MEDAL RECAPITULATION

                         GOLD     SILVER   BRONZE

1. Thailand             7             4              1

2. Indonesia           6             5              2

3. Thailand            6             4               7

4. Vietnam           0              6               9

5. Malaysia          0              0               0

6. Brunai             0               0               0

 

HASIL PEROLEHAN MEDALI KEJURNAS DAN U-15

JAKABARING, PALEMBANG 27-29 JUNI 2013

                                    EMAS           PERAK      PERUNGGU

1. Jawa Barat                    6                   6                    0

2. Riau                             5                   3                     5

3. Sultra                           2                   0                    4

4. Kalteng                        2                   0                    2

5. DKI                              1                   4                    1

6. Jambi                           1                   3                    2

7. Maluku                         1                  1                     1

8. Sumbar                        1                   1                    0

9. Jatim                           1                    0                    1

10. Aceh                         0                     1                    0

11. Kaltim                       0                     1                    0

12. Sumsel                     0                     0                    4

13. Banten                     0                      0                    1

14. DIY                          0                      0                    0

15. Kalsel                      0                      0                    0

16. Papua Barat             0                      0                    0

17. Sumut                     0                      0                    0

SOUTH EAST ASIAN CANOE CHAMPIONSHIPS 2013

Hasil kejuaraan South East Asia Canoe Championships 2013 di Jakabaring Palembang tgl 1 Juli 2013 hari pertama:

                          Emas     Perak   Perunggu

1. Thailand             5            3             4

2. Singapura          5            3             1

3. Indonesia          3             2             1

4. Vietnam                          5              7

5. Malaysia

6. Brunai

Minggu, 9 Juni 2013, 23:51 WIB
Dragon Boat Festival Ditutup
 
Padang: Hari Minggu (9/6) malam, Menpora Roy Suryo dan istrinya Ismarindayani Priyanti bersama Gubernur Sumatera Barat, Irwan Prayitno serta Walikota Padang, Fauzi Bahar menutup Dragon Boat Festival di Banjir Kanal, Padang, Sumatera Barat. Menpora juga menyerahkan  piala kepada tim Indonesia yang berhasil menjadi juara di ajang tersebut.

Pada sambutannya Menpora Roy Suryo memberikan apresiasi dan bangga melihat kejuaraan olahraga yang diselenggarakan di Padang, salah satunya adalah even internasional Dragon Boat Festival. Even ini menurut Roy Suryo memiliki dampak yang cukup besar bagi para atlet-atlet dayung yang tergabung dalam Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia (PODSI). Selain baik untuk meningkatkan prestasi olahraga di Indonesia, ajang ini juga baik untuk mengembangkan Sumatera Barat sebagai daerah wisata. 

"Selamat buat tim dayung Indonesia yang sudah berhasil menjadi juara, saya senang kejuaraan ini bisa dijadikan ajang bagi para atlet dayung untuk terus mengmbangkan prestasinya, saya lihat tadi ada tim dari Riau, Jambi bahkan Sumatera Barat sendiri selaku tuan rumah berhasil menunjukkan prestasi terbaiknya. Selain itu ajang ini juga bagus untuk pariwisata," kata Menpora.

Oelh karena itu Menpora berharap ke depan even ini bisa dikembangkan dengan lebih baik lagi."Saya lihat masyarakat yang hadir menyaksikan acara ini cukup luar biasa antusiasnya. Ke depan acara ini harus bisa dikemas lebih baik lagi misalnya dengan menapilkan televisi dengan layar lebar agar bisa dilihat masyarakat secara jelas. Sekali lagi saya ucapkan selamat kepada para pemenang, dan sukses atas terselnggaranya acara ini," tambah Menpora. 

Festival khas Indonesia ini diikuti oleh lima negara yang terbentuk dalam 27 tim. Satu tim terdiri dari 12 orang yang terbagi menjadi 3 kelas, yaitu kelas antar kesatuan, putra dan putri serta kelas campuran.

Ajang perlombaan perahu naga yang memperebutkan hadiah sebesar 250 juta tersebut merupakan promosi pariwisata di kota Padang. Eksotisme alam dan budaya Sumatera, khususnya Kota Padang perlu disebarluaskan untuk menggaet wisatawan asing. Semakin banyak wisatawan, maka devisa Negara akan semakin bertambah.

Sebagai even bergengsi, Dragon Boat Festival yang diselenggarakan di Indonesia pernah mendapatkan penghargaan dari Dragon Boat Internasional. Festiwal ini sekaligus mengenalkan olahraga dayung ke masyarakat dunia.

Pertandingan diawali dari kategori 12 putra yang diikuti oleh Australia, Kalimantan Barat, Riau, dan DKI Jakarta. Peserta harus melewati jarak lintasan sejauh satu kilometer. Panitia menyediakan empat lintasan untuk kategori putra ini. (amr)
Menko Perekonomian Buka International Dragon Boat
7 Juni 2013 - 09.20 WIB > Dibaca 188 kali

 

PADANG (RP) - Sebanyak 27 tim berlaga dalam ajang Padang International Dragon Boat XI 2013 yang dihelat selama empat hari (6-9/6). Iven yang akan diresmikan Menteri Perekonomian Hatta Raja hari ini, Jumat (7/6) memperlombakan delapan cabang. 

Delapan cabang itu, 800 meter putra 22 pedayung, 800 meter putri 22 pedayung, 800 meter putra 12 pedayung, 800 meter putri 12 pedayung, 800 meter putra 22 pedayung antarbangsa.

Kemudian, 800 meter campuran 22 pedayung, 800 meter putra 12 pedayung antarkebangsaan, dan 800 meter putra 22 pedayung antarkesatuan. 

”Kami akui keikutsertaan tim dari luar negeri jauh berkurang dibanding pelaksanaan Padang Internasional Dragon Boat tahun lalu. Tahun ini hanya ada empat negara lain yang ikut berlaga,” kata Ketua Pelaksana Padang International Dragon Boat XI, Yosefriawan, kepada wartawan, kemarin.

Minimnya ketidakikutsertaan negara lain dalam iven ini, kata Yosefriawan, tidak terlepas dari beberapa hal, terutama disebabkan karena ada iven sekelas yang juga diikuti oleh negara itu di negara terdekatnya. Di samping itu kendala biaya juga menjadi penyebab.

”Memang kita sebelumnya sudah intens untuk mengajak negara lain untuk ikut. Tapi memang kita tidak bisa memaksakan kondisi yang terjadi,” ujarnya.

Untuk teknis perlombaan ada tiga-empat kali race setiap hari. ”Yang ke luar sebagai juara adalah yang punya waktu tercepat,” papar Kepala Inspektorat itu.

Padang Internasional Dragon Boat XI 2013 sendiri akan memperebutkan total hadiah Rp241 juta. Serta sejumlah tropi bergilir dari Kepala Staf TNI AL (KSAL), Menpora, Menteri Kelautan dan Perikanan, Pangilma Komanda Armada RI Kawasan Barat (Pangarmabar), dan tropi Gubernur Sumbar.

”Ke depan, kami akan berupaya untuk meningkatkan kembali keikutsertaan negara lain dalam iven ini,” tuturnya seraya mengatakan penutupan dragon boat akan ditutup Menpora Roy Suryo, Ahad (9/6) mendatang.

Adapun peserta luar negeri yakni Burleigh Fire Dragons (Australia), Insaniah University College Dragon Boat (Malaysia), Cambodia National Dragon Boat (Kamboja), dan Army Dragon Boat (Filipina).

Sementara luar Sumbar DKI Jakarta, Muaro Jambi, Kalimantan Barat, Sarolangun Jambi, Batanghari Jambi, Podsi Riau, Dispora Sarolangun Jambi, BTSP Muaro Jambi. Tim Sumbar terdiri dari Pasaman, Agam, Pesisir Selatan, Padang. 

Sedangkan angkatan terdiri dari, tim TNI/Polri, Lanud Tabing Padang, Brimob Polda Sumbar, Pol Airud Sumbar, Lantamal II Padang, Korem 032 Wirabraja, Yonif 131/Braja Sakti Payakumbuh, Satpol PP Padang, Satrolda Pol Air, dan Marinir Padang.(ade)

Sumsel tuan rumah Kejurnas dayung 2013

Jumat, 7 Juni 2013 16:52 WIB

Palembang (ANTARA Sumsel) - Provinsi Sumatera Selatan dipercaya menjadi tuan rumah Kejuaraan Nasional Dayung Junior 2013 di Palembang, 27-29 Juni, kata Sekretaris Umum Pengurus Provinsi Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia Sumsel Eva Ruliningtias.

"Sumsel terpilih sebagai penyelenggara berdasarkan keputusan Rapat Kerja Nasional di Bandung, Maret 2012," kata Eva di Palembang, Jumat.

Ia mengemukakan, terdapat 16 nomor yang akan dipertandingkan pada ajang ini, diantaranya, single dan double scoel, kayak single, canadian single dan canadian double. 

"Sumsel terpilih karena memiliki danau buatan di komplek olahraga Jakabaring sehingga tidak akan terkendala masalah arena pertandingan," katanya. 

Menurutnya, sebanyak 22 provinsi akan ambil bagian pada kejuaraan tahunan ini. Sumsel sendiri akan menurunkan 12 orang atlet yang terdiri dari 7 putra dan 5 putri. Para atlet itu, Mahardika, Noval Dwi wijaya, Habibi, Syarin, Gilaang, Diki dan Yosep. Serta Elin, Winda Sari, Evi Diana, Meri Andini dan Rizka. 

"Menghadapi kejurnas ini, atlet berlatih intensif di Danau Jakabaring sejak tiga bulan terakhir. Sebagai tuan rumah, Sumsel lebih diuntungkan lantaran lokasi tempat pelombaan merupakan arena latihan sendiri," katanya. 

Terkait dengan tingkat persaingan, menurutnya akan berlangsung ketat mengingat kekuatan para peserta terbilang merata. 

"Masing-masing daerah memiliki kualitas yang tidak jauh berbeda dari segi pengalaman dan mental bertandingnya. Pada Kejurnas tahun 2012 lalu, Sumsel sendiri berhasil meraih dua medali emas, satu medali perak dan satu medali perunggu serta masuk tiga besar," ujarnya.

 

Editor: Parni
COPYRIGHT © 2013

Selasa, 26 Maret 2013 , 19:15:00

Rowing Indonesia Peringkat Delapan Dunia

JAKARTA - Prestasi bagus dibukukan Timnas rowing Indonesia yang bertanding dalam kejuaraan dunia di Sydney, Australia 22-24 Maret kemarin. Dalam kejuaraan tersebut, Indonesia berhasil duduk di posisi kedelapan dan sembilan klasemen akhir.  Peringkat kedelapan diraih Ihram dan Yakin Muhad di nomor double sculls putra. Sementara, peringkat kesembilan diukir di double sculls putrid atas nama Yuniarti dan Daimoi Maryam.


Manajer Timnas rowing Indonesia Budiman mengatakan, hasil tersebut merupakan sebuah catatan yang sangat bagus. Sebab, untuk masuk ke sepuluh besar dunia sangatlah sulit. Di Asia, selain Indonesia, hanya Tiongkok dan Korea Selatan yang bisa menghuni jajaran top ten tersebut.

“Hasil ini tentu sangat menggembirakan. Kalau di tingkat Asia Tenggara, Indonesia sudah yang terbaik berdasarkan hasil ini. Sebab, yang tampil memang sangat bagus. Di antaranya Jerman, Australia maupun Kanada,” terang Budiman di Jakarta, Selasa (26/3).

Hasil manis tersebut diyakini bakal mendongkrak mental bertanding para atlet sebelum terjun di SEA Games 2013 di Myanmar mendatang. Sebab, jika mampu mempertahankan torehan tersebut, peluang Indonesia untuk menggondol banyak medali tentu terbuka sangat lebar.

PB PODSI memang bertekad menjadi juara umum di SEA Games 2013 nanti. Selain rowing, perahu naga dan kano juga ditarget bisa membawa pulang banyak medali dari Myanmar. Pada SEA Games 2011 lalu, perahu naga tak mampu merebut satupun medali emas meski bertindak sebagai tuan rumah.(jos/mas/jpnn)

Subcategories

Gallery Video

Berita Terbaru

Padang, Padek—Ratusan tim da­yung dari berbagai klub yang ada di Sumbar ikut ambil bagian pada Turnamen Selaju Sampan Tra­disional II di Tempat Pele­langan… Read more

Tim Dayung Komando Lintas Laut Militer (Kolinlamil) kembali merajai lomba perahu karet dengan menyabet juara 1 dan 3 dalam lomba kebut dayung dan perahu karet… Read more

Atlet dayung Indonesia yang sedang menjalani pemusatan latihan nasional (pelatnas) menghadapi Sea Games XXVII 2013 Myanmar menjadwalkan pertandingan uji coba… Read more