Jakarta 15 Mei 2025 – Pelatih dayung Pelatnas (Pemusatan Latihan Nasional) berkewarga-negaraan Ukraina, juara dunia dan juara Eropa 2011-2016, Andrii Kraitor (32 tahun), menilai bahwa tim Indonesia telah mampu mencatat sukses-besar dalam lomba dayung kano-sprint ACC (Asian Canoe Confederation) di Yaohu International Aquatic Sports Center, di Kota Nanchang, Provinsi Jiangxi, China, 9-10 Mei 2025, lalu.
“Penyempurnaan komposisi-atlet belakangan ini telah membuahkan awal yang bagus, sekaligus membuktikan bahwa atlet-atlet generasi-baru telah mampu mewujudkan potensi mereka yang cemerlang, terbukti dengan perolehan medali emas dan perunggu di nomor C2 (kano ganda) putri oleh pasangan Herlin Lali (21 tahun) dan Sella Monim (26 tahun),” kata Pelatih Andrii Kraitor yang pada usia 19 tahun menjuarai nomor estafet 4-atlet kano-tunggal 200 meter (4xC1-200) dalam kejuaraan dunia di Szeged, Hungaria, 2011.
Dikatakannya, ke-6 atlet Indonesia dalam lomba ACC di Nanchang, juga terbukti mampu menempati peringkat 4 di nomor WC1-200 (kano tunggal putri 200 meter) oleh Dayumin (32), juga peringkat 4 di nomor XC4-500 (kano kuartet-campuran 500 meter) oleh Evans Monim (25), Sella Monim (26), Herlin Lali (21), dan Sofiyanto (30), serta menempati peringkat 6 di nomor MC2-500 (kano ganda putra 500 meter) oleh Evans Monim (25) dan Sofiyanto (30). “Itu semuanya nomor-nomor Olimpiade!,” tegas Andrii.

Dikatakannya bahwa, pencapaian ini bukan saja mencerminkan bakat mereka, namun juga kemampuan resiliensi mereka, yaitu kemampuan untuk bangkit dan pulih ketika segala sesuatunya belum berjalan sesuai harapan.
“Kami terus melakukan upaya yang terbaik, dengan fokus pada target-besar seperti SEA Games, Asian Games, dan babak kualifikasi Olimpiade,” kata pelatih yang masih bujangan itu.
Ditambahkannya bahwa sasaran berikutnya adalah mengupayakan pencapaian-kuat dalam U23 dan Kejuaraan Dunia Senior dalam musim lomba di waktu dekat, di mana atlet-atlet Indonesia akan terus berjuang-maju dan berkembang. “Terimakasih banyak kepada PODSI (Persatuan Olahraga Dayung Seluruh Indonesia), terutama tim pelatih dan pendukung, serta segenap staf Pelatnas Jatiluhur atas komitmennya dalam mewujudkan kemajuan ini,” tambah Andrii yang melatih di Indonesia sejak Juli 2023.
Penulis: Brata T. Hardjosubroto
